Angel Wing Heart SKIFA CHORIN HAYAH: Desember 2014

Selasa, 30 Desember 2014

LAST for 2014

wah sudah mau akhir tahun saja nih...

kita saat ini berada di ujung tahun...akan banyak sekali resolusi di tahun 2015 seperti halnya yang dilakukan saat tahun 2014 dan ada penutupan momen untuk 2014 juga...

apa kita siap menghadapi tahun 2015? tentu saja harus siap dan gak siap.

masa depan sudah menunggu, umur semakin pendek.

saatnya membuat perubahan!

Senin, 15 Desember 2014

Me,My Self, and I



nama ku Skifa Chorin Hayah.... biasa orang-orang memangilku skif, skip, and anything.

aku di lahirkan sebagai anak satu-satunya di Keluargaku. Aku kelahiran 19 Januari 1996 di Semarang juga. all about Semarang City. hehehehhehe


sepi memang tak ada kakak tak ada adik

oia, aku stay on semarang,jawa tengah. Kota yang menurutku lain dari yang lain. Dahulu semarang gak pernah macet, tapi entah kenapa sekarang seperti ibukota saja...

main-main lah ke semarang berkunjung siapa tau ketemu...




Riwayat pendidikan ku, aku TK di Kanisius, SDN Taman Pekunden, SMP CITISCHOOL semarang, SMK Theresiana jurusan Analis Kesehatan. dan skrg aku mahasiswi semester 3 di sebuah akademi jurusan Analis Kesehatan pula. aku melanjutkan profesi dari SMK yang berkecimpung di analis kesehatan. entah saat itu aku tidak mendaftar bahkan tidak tertarik untuk masuk PTN. tetapi mungkin jika ada jurusan analis kesehatan di sebuah universitas ak akan mencoba untuk mendatar. maka, sampailah aku di Akademi Analis Kesehatan Theresiana (AAK) yang ada d kampung kali.

aku tetap bangga duduk sbg mahasiswi disana apapun situasi dan kondisi disana. Percayalah, setiap akademi pasti ada plus minusnya, namun ak merasakan banyak plus yang kudapatkan.




ANALIS KESEHATAN itu apa sih?

banyak yang mengartikan itu "Farmasi" kujeskan lah kepada masyarakat agar mengerti perbedaan analis kesehatan dengan farmasi.

baik....Analis Kesehatan itu sebuah profesi untuk membantu dokter membantu mendiagnosa suatu penyakit, bukan hanya penyakit. Analis Kesehatan mengajarkan Bakteriologi, Kimia Amami, Kimia Klinik Hematologi, Imunsero, Parasitologi, Sitohistoteknologi, Biokimia, dan banyak. yang nantinya akan memiliki prospek kerja yang luas saesuai dengan bidang kemampuan kita.

seorang analis harus bertanggung jawab juga atas hasil yang telah di keluarkan. sebelum hasil analis pun juga harus berhati-hati dan tanggung jawab atas pra analitik-analitik-post analitik. dan ak merasakan profesi ini sudah mengalir di darahku, yang tadinya aku tidak suka akan dunia kesehatan. cita-citaku bukan di bidang ini tadinya, namun tangan Tuhan berkata lain, dan jalan Tuhan sangat indah akan perjalanan hidupku...





Aku memiliki teman-teman dan sahabat yang baik, tapi ak gaktau juga sih mereka baik beneran atau tidak. tapi yang aku rasakan mereka tulus hadir di dalam suka maupun duka yang sedang aku rasakan.

Namun, keluarga lah tetap setia buat aku. AYAH dan BUNDAku, yaaa mereka lah jantung ku , mereka lah yang selalu dan selalu ada setia keluh kesahku, tangisku, kebahagiaanku., Tuhan jaga mereka ya hingga mentutaskan ku memiliki suami anak sendiri. Karena ak tidak bisa hidup tanpa mereka. merekalah jantungku untuk aku tetap hidup dan bernafas. Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin.,



-Sekian-

Sabtu, 13 Desember 2014

Nilai Eritrosit Rata-rata (MCV, MCH, MCHC)



NILAI ERITROSIT RATA-RATA (MCV, MCH, MCHC)

logo aak.jpeg

1.      Tujuan             : Untuk mengetahui kadar MCV, MCH, MCHC
2.      Metode           : Manual
3.      Prinsip             : Hasil perhitungan dari kadar hemoglobin, kadar hemotokrit dan hitung       
                               jumlah eritrosit akan menghasilkan nilai eritrosit rata-rata yang memberi
                               keterangan mengenai ukuran rata-rata eritrosit dan mengenai banyaknya
                               hemoglobin per eritrosit.
4.      Dasar Teori      :
Nilai Eritrosit rata-rata (Mean Corpuscular Value) atau disebut juga indeks eritrosit  adalah nilai-nilai yang memberi keterangan mengenai rata-rata ukuran eritrosit dan banyaknya hemoglobin pereritrosit. Nilai yang banyak dipakai adalah :
-Mean Corpuscular Volume (MCV) = Volume Eritrosit Rata-rata (VER)
-Mean Corpuscular Haemoglobin (MCH) = Hemoglobin Eritrosit Rata-rata (VER)
-Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) = Konsentrasi Hemoglobin Eritrosit  Rata-rata (KHER)

a.       Volume Eritrosit rata-rata (VER) atau mean corpuscular volume (MCV)
MCV mengindentifikasikan ukuran eritosit : mikrositik,(ukuran kecil), normositik(ukuran normal), dan makrositik(ukuran besar). Nilai MCV diperoleh dengan MCV= (hematokrit x10) : hitung eritrosit
b.      Hemoglobin eritrosit rata-rata (HER) atau mean corpuscular hemoglobin (MCH)
MCH mengindentifikasikan bobot hemoglobin di dalam eritrosit tanpa memperhatikan ukurannya. MCH di peroleh dengan MCH=(hemoglobin x 10): hitung eritrosit

c.       Kadar Hemoglobin eritrosit rata-rata (KHER) atau mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC)
MCHC mengindentifikasikan konsentrasi hemoglobin per unit volume eritrosit. Penurunan nilai MCHC dijumpai pada anemia hipokromik, defisiensi  zat besi serta talasemia. Nilai MCHC dihitung dari nilai MCH dan MCV atau dari hemoglobin dan hematokrit. MCHC = (MCH : MCV) x 100 % atau MCHC =  (Hb : Ht) x 100 %.
(Anonim, 2012)
5.      Bahan              : Data perhitungan kadar hb, ht, dan hitung jumlah eritrosit.
6.      Alat                  : Kalkulator
7.      Data pemeriksaan       
a)      Hemoglobin     : 12 gr/dl
b)      Hematokrit       : 33 %
c)      Jmlh eritrosit    : 4280 juta/mm3 darah
8.      Perhitungan      :
MCV (Mean Corpuscular Volume)
                    Ht            .x 10 = ..... femtoliter (fl)
           Jumlah eritrosit
                33 x 10                 = 77,10 femtoliter (fl)
               4,28
 MCH (Mean Corpuscular Hemoglobin)
                 Hb            .x 10   = ..... pikogram (pg)
         Jumlah eritrosit
              12 x 10                   = 28, 04 pikogram (pg)
              4,28
MCHC (Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration)
                Hb x 100 % = .... %
                Ht
                12  x 100 % = 36,3%
                33
9.      Nilai rujukan               :
a.       MCV (mean Corpuscular Volume )                = 82-92 femtoliter (fl)
b.      MCH (Mean Corpuscular Hemoglobin )         = 27-31 pikogram (pg)
c.       MCHC (Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration) = 32-37 %
10.  Kesimpulan                 :
Jadi, perhitungan yang dilakukan berdasarkan data pemeriksaan kadar hemoglobin, kadar hematokrit, dan hitung jumlah eritrosit didapatkan hasil MCV 77, 10  fl, MCH 28,04  pg, dan MCHC 36,3%.
11.  Pembahasan                 :
Penurunan MCV (VER) terjadi pada pasien anemia mikrositik, Defisiensi besi, arthritis   rheumatoid, talasemia, anemia sel sabit, HBC, keracunan timah, dan radiasi. Karena hasil yang di dapatkan MCV kurang dari hasil nilai rujukan.
12.  Daftar Pustaka
Anonim,2012. Nilai Eritrosit Rata-rata Indeks. http://catatan-kecil-mahasiswa.blogspot.com/2010/04/ (Diakses tanggal 14 Desember 2014)

Gandasoebrata, R.2008. Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta:Dian Rakyat.